Sabtu, 01 Desember 2012

11 Hal yang Membunuh Sperma


oleh Melly Febrida
Posted: 30/11/2012 17:04
11 Hal yang Membunuh Sperma
Liputan6.com, Jakarta : Seorang pria yang berencana mempunyai anak sebaiknya berhenti merokok dan menjauhkan laptop dari pangkuannya agar mempunyai banyak sperma. Semakin banyak sperma yang dimiliki pria, maka kemungkinan menghamili istrinya semakin besar.

Ada banyak faktor yang sebenarnya bisa mempengaruhi jumlah sperma, seperti racun di rumah dan produk yang digunakan sehari-hari, atau karena stres. Di sini ada beberapa hal yang mengejutkan yang dikaitkan dengan pembunuhan sperma seperti dikutip Huffingtonpost, Jumat (30/11/2012):

1. Makanan kalengan

Menurut sebuah studi dari Reproductive Toxicology, bahan kimia rumahan biasanya bisphenol A (BPA) yang bisa menurunkan jumlah sperma dan motilitas.

Makanan kemasan merupakan sumber utama BPA, yang meresap ke dalam makanan. Makanan kaleng sebagian besar dilapisi dengan resin BPA dan makanan kaleng sangat berisiko.

2. Sex toys


Beberapa plastik, termasuk vinyl digunakan pada sejumlah mainan seks, yang melepaskan phthalates yakni bahan kimia halus di plastik yang bisa menurunkan jumlah sperma dan kualitasnya. Kaca, silikon dan mainan seks hijau jauh lebih aman.

3. Perlengkapan mandi

Phthalates ditemukan dalam banyak sampo, sabun, deodoran, dan krim cukur. Carilah produk yang alami, yang bebas phthalates sebagai gantinya.

4. Ganja

Ini tidak mengherankan kalau merokok buruk bagi sperma. Namun perokok berat ganja memiliki jumlah sperma lebih rendah dan strategi berenang yang buruk.

5. Stres

Stres dapat memotong jumlah sperma secara drastis dengan menghambat produksi testosteron.

6. Minuman keras

Wanita bukan satu-satunya yang harus mengurangi minum alkohol ketika mencoba untuk hamil. Alkohol dapat menghambat produksi sperma dan jumlah sperma menjadi rendah.

7. Struk belanja

Menurut penelitian di University of Missouri pada 2010, struk belanja yang diterima di kasir ditemukan BPA sekitar 40 persen. Bahan kimia ini bisa menembus kulit atau diteruskan dari tangan ke mulut dan berlanjut ke pencernaan. Untuk menghindarinya, jangan lupa mencuci tangan.

8. Kedelai


Isoflavon yang ditemukan dalam produk kedelai meniru estrogen, dan penelitian di tahun 2008 menemukan mengonsumsi kedelai berhubungan dengan jumlah sperma yang lebih rendah. Industri makanan kedelai membantah temuan penelitian itu.

9. Ikan terkontaminasi

Polychlorinated biphenyls (PCB) adalah kelompok bahan kimia beracun yang telah dilarang tetapi telah terakumulasi dalam ikan tertentu, terutama ikan predator.

Ini bisa berhubungan dengan jumlah sperma yang menurun dan integritas. Ikan yang lebih kecil dan muda dianggap lebih aman.

10. Panci antilengket

Bahan kimia asam perfluoroalkyl digunakan dalam pembuatan produk antilengket seperti Teflon, Gore-Tex dan kertas lilin. Dan secara bisa menurunkan jumlah sperma.

11. Abstain

Tidak berhubungan seks sama sekali tidak akan membantu, tetapi beberapa pasangan abstain selama berhari-hari atau berminggu-minggu dengan harapan menyelamatkan sperma sampai wanita berevolusi.

Ini tidak akan bekerja. Para peneliti menemukan, ketika sehari atau dua hari untuk mengisi sperma setelah ejakulasi, menunggu lebih lama bisa kehilangan motilitas dan mengubah bentuk.(MEL/IGW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar