Jumat, 25 Januari 2013

DAHSYATNYA PERSEPSI

Dalam hadits qudsi, Allah Ta’ala berfirman: ”Aku sesuai persangkaan/persepsi (baik/buruk) hamba-KU terhadap-KU” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Jadi persepsi itu memiliki kekuatan yang dahsyat dalam diri dan kehidupan setiap orang, berkat backup Allah Ta’ala terhadapnya. Baik itu untuk persepsi positif maupun persepsi negatif.

Dengan demikian, berarti baik atau buruk, dan positif atau negatif dalam hidup kita selama ini dan selanjutnya, sebenarnya semua bersumber dari diri kita sendiri. Yakni dari persepsi kita terhadap Allah.

Maka mari jujur bertobat dan beristighfar, lalu memulai memperbaiki arah dan pola hidup dengan jalan dan cara memperbaiki arah serta pola persepsi kita terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Karena bila persepsi kita terhadap Allah baik dan positif, maka akan baik dan positiflah persepsi kita terhadap diri sendiri, orang lain, alam sekitar dan kehidupan secara umum.

Dan bila persepsi kita terhadap diri sendiri, orang lain, alam sekitar dan kehidupan, telah baik dan positif, maka akan baik dan positif pulalah semua yang kita terima dan alami dalam hidup ini.

Namun agar berdampak dahsyat, persepsi positif terhadap Allah haruslah tampak menyeluruh dalam pola pikir, pola rasa, mentalitas dan pola sikap.

Sementara itu, inti husnudzan kepada Allah adalah keyakinan kuat bahwa, segala sesuatu dalam hidup ini adalah dari Allah, dan semua yang dari Allah pasti baik dan positif.

Oleh:Ustadz Ahmad Mudzoffar Jufri, MA
www.Inspirasiislami.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar