Selasa, 29 Januari 2013

Anak Anda Tersiram Air Panas ? Jangan Panik & Ikuti Tips Berikut !

ebagai seorang ibu, tentu tak lepas dari urusan rumahtangga, mulai dari mengurus suami, anak, dan istana kerajaanku. Kegiatan rutin dari bangun tidur sampai hendak tidur lagi, yang namanya air merupakan utama dalam proses mata pencarian cinta, dari orang-orang yang aku cintai



Air dapat menyejukan dan juga membekukan rasa yang kurang terjaga akibat kelalaianku. Ini pengalamanku saat putriku berumur 2 tahun, tepatnya 15 tahun silam. Karena saking senang dan bahagianya sama seperti aku. Putrikupun menyibukan diri dengan menjamu keluarga pamannya yang baru datang dari kampung.

Kadang lucu dan menggemaskan, purtiku ini orangnya super aktif, perlu ekstra lebih dalam mengawasinya. Namun aku juga manusia biasa yang tak lepas dari kekhilafan atas perhatian dan penjagaan. Yang kadangkala tidak seoptimal prinsip yang telah aku terapkan, selama aku menyandang status ibu diawal putri pertamaku.

Disaat perhatianku lengah, putriku tersiram air panas termos yang terletak dimeja. Ini juga salahku karena tidak menempatkan termos itu pada tempatnya semula, sehingga mudah terjangkau. Jeritan histeris putriku yang tersiram habis air termos kedadanya menusuk hatiku. Untung aja bibinya menginstruksikan aku cepat-cepat mengambil minyak tanah dan disuruh mengguyurkan kedada setelah melepaskan pakaiannya. Aku menurut saja sambil bingung. Kok diguyur minyak tanah, apa manjur ya, apa sih zat yang terkandung dalam minyak tanah sehingga tidak melepuh sedikitpun?

Kulihat anakku tenang dan tersenyum lagi, berarti sakitnya udah hilang. Didadanya seperti biasa, tidak ada tanda-tanda tersiram air panas dan normal kembali. Puji syukur kupanjatkan padaNYA, bahwa anak-anakku baik-baik saja.

Setelah aku lirik sana sini, ternyata minyak tanah mempunyai zat oksigen berupa asam karboksilat yang didalamnya terdapat asam Naphtenat (asam alisiklik dan asam alifatik) dengan senyawa monosiklo dan disiklo serta phanol (kimia.upi.edu.com). Jadi aku meraba kesimpulan sendiri, maaf aku bukan seorang ahli medis ya, kemungkinan zat oksigen yang terkandung dalam minyak tanah ini yang dapat menetralisir kulit tubuh putriku yang tersiram air.

Lain halnya kejadian yang menimpa saudara kembarku sewaktu aku TK dulu. Saudaraku juga tersiram air panas yang masih mendidih didadanya karena keteledoran orangtuaku. Orangtuaku bingung, lalu menceburkan saudaraku ke bak air, kok malah melepuh. Walaupun udah dibawa kedokter, tapi terlambat. Sampai sekarang masih membekas, seperti ukiran tak menarik yang menganggu pemandangan.
 
Kalau sekarang udah praktis ya, ada dispencer. Tapi harus waspada juga bagi anak-anak yang super aktif seperti putriku. Ini adalah tugas ekstra orangtua mengawasi agar tidak membahayakan yang dapat mengancam keselamatan anak terutama yang masih balita.

Sebelum semuanya terlambat, alangkah baiknya kita lebih meningkatkan waspada, karena kekhilafan bukannya disengaja, dia datang tanpa sepengetahuan kita. Apalagi tentang si buah hati yang selalu dijaga sepenuh hati. Semoga hal yang aku alami tak akan terulang lagi pada orangtua dimanapun juga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar