Selasa, 27 November 2012

SABAR DAN SHOLAT

Mohon lah bantuan Allah dengan Sabar Dan Solat


Allah berfirman : "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya " (Al-Baqarah 2:45-46)


Maksud Keseluruhan

Dalam tafsir Ibnu Kathir beliau mengatakan, Allah swt memerintahkan hamba-hamba Nya untuk meraih kebaikan dunia dan akhirat, dengan cara menjadikan kesabaran dan solat sebagai penolong.

Muqatil bin Hayyan dalam tafsirnya tentang ayat ini, beliau mengatakan "Hendaklah kalian mengejar kehidupan akhirat dengan cara menjadikan kesabaran dalam mengerjakan berbagai kewajipan dan menjadikan solat sebagai penolong"

Sabar adalah Puasa

Menurut Mujahid, yang dimaksudkan kesabaran itu adalah shiyam (puasa)

Al-Qurthubi pula mengatakan: "Oleh kerana itulah bulan Ramadhan disebut bulan kesabaran" (Al-Qurthubi 1/372), sebagaimana pernah disebut dalam hadis.

Sabar ialah Menahan Diri dari Perbuatan Maksiat
Ibnu Kathir juga mengatakan yang dimaksud dengan Sabar dalam ayat tersebut adalah menahan dari dari perbuatan maksiat, kerana disebutkan bersama dengan pelaksaan pelbagai macam ibadah, dan yang paling utama adalah ibadah Solat.

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari 'Umar bin al-Khattab r.a ia berkata: "Sabar itu ada dua, sabar ketika menghadapi musibah, itu adalah baik, dan lebih baik lagi adalah sabar dalam menahan diri dari perkara yang diharamkan oleh Allah swt"

Ibnu Abi Hatim juga berkata, "Hal yang senada dengan 'Umar ini diriwayatkan dari Hasan AL-Basri" (Ibnu Abi Hatim I/155)

Solat Menolong Seseorang Mendapatkan Ketetapan

Ibnu Kathir menyebut bahawa Firman Allah swt "Wassolati", sesungguh nya solat termasuk perkara besar yang menolong seseorang untuk mendapatkan ketetapan dalam suatu perkara, sebagimana Firman Allah swt:

"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan" (Al-Ankabuut 29:45)

Mujahid mengatakan Dhamir(kata ganti) dalam Firman Allah "Wainnaha Lakabiiratun" kembali kepada kata Solat dan ia dipilih oleh Ibnu Jarir. Namun Dhamir itu boleh juga kembali kepada ayat tersebut, iaitu wasiat untuk melakukan hal tersebut. Ini bererti beban yang sangat berat.

Ibnu Abi Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahawa Firman Allah swt "Illa 'Alal Khosyi'in" yang bermaksud "kecuali bagi orang-orang yang Khusyu" merujuk kepada "Iaitu orang-orang yang membenarkan apa yang diturunkan oleh Allah swt"




Tidak ada komentar:

Posting Komentar